Geografi

Teori tentang tata surya

Teori tentang tata surya

Berikut ini adalah teori-teori tentang
pembentukan Tata Surya.

Teori tentang tata surya
a. Teori Nebula
Teori tentang tata surya tentang tata surya  ini mengatakan bahwa anggota keluarga Tata Surya pada awalnya berbentuk massa gas raksasa yang bercahaya dan berputar perlahan-lahan. Massa ini berangsur-angsur mendingin, mengecil, dan mendekati bentuk bola. Rotasi massa ini semakin lama semakin tinggi. Akibatnya, bagian tengah massa itu menggelembung. Akhirnya, lingkaran materi itu terlempar keluar.

Lingkaran ini mendingin, mengecil, dan akhirnya menjadi planet.
Planet ini tetap mengorbit mengelilingi inti massa. Lalu, lingkaran lain terlempar dan terlempar lagi dari pusat massa dan
menjadi seluruh planet, termasuk Bumi. Akhirnya, semua planet
terbentuk. Pusat massa menjadi matahari kita. Selanjutnya, planet-planet itu juga melemparkan massa keluar angkasa dan
berubah menjadi satelit atau bulan.

b. Teori Planetesimal
Teori tentang tata surya ini menyatakan bahwa suatu ketika sebuah bintang melintasi ruang angkasa dengan cepat dan berada dekat sekali dengan matahari. Daya tarik bintang ini sangat besar sehingga menyebabkan pasang di bagian gas panas matahari. Akibatnya, massa gas terlempar dari Matahari dan mulai mengorbit. Karena daya tarik matahari, massa gas itu tertahan dan bergerak mengelilingi Matahari.

Baca juga :  Tentang Frekuensi Bunyi Indera Pendengaran

Ketika massa gas menjadi dingin, bentuknya berubah menjadi cairan kemudian memadat. Akhirnya, massa gas itu menjadi
planet yang ada sekarang, termasuk Bumi kita.

c. Teori Pasang
Teori tentang tata surya ini juga didasarkan atas ide benturan. Teori ini mengatakan bahwa planet-planet terbentuk langsung oleh gas asli matahari yang tertarik oleh sebuah bintang yang melintas di dekatnya. Jadi, teori ini awalnya hampir sama dengan teori
Planetesimal. Perbedaannya bahwa pada teori ini planet tidak
terbentuk oleh planetesimal.

Menurut teori ini, ketika bintang mendekat atau bahkan
menyerempet Matahari, tarikan gravitasinya menyedot filamen
gas yang berbentuk cerutu panjang. Filamen yang membesar di
bagian tengahnya dan mengecil di kedua ujungnya, filamen inilah
akhirnya yang membentuk sebuah planet.

d. Teori Lyttleton
Teori tentang tata surya ini mengatakan bahwa Matahari mulanya berupa bintang kembar yang mengelilingi sebuah medan gravitasi. Sebuah bintang menabrak salah satu bintang kembar dan mungkin menghancurkannya. Bintang yang hancur itu berubah menjadi massa gas yang berputar-putar. Karena terus berputar, gas ini menjadi dingin dan terbentuklah planet.

Baca juga :  Keragaman Flora dan Fauna di Indonesia

Adapun bintang yang bertahan, menjadi Matahari kita. Karena
kekuatan gravitasinya, Matahari menahan planet yang terbentuk
dan beredar menurut lintasannya sekarang. Jadi, jelaslah bahwa
teori ini juga didasarkan atas ide benturan.

e. Teori Awan Debu

Teori tentang tata surya ini mengatakan, bahwa calon Tata Surya semula merupakan awan yang sangat luas. Awan yang terdiri atas debu dan gas kosmos itu diperkirakan berbentuk seperti sebuah piring. Ketidakteraturan dalam awan itu menyebabkan terjadinya perputaran. Debu dan gas yang berputar berkumpul menjadi satu.
Sementara debu dan gas itu terus berputar, hilanglah
awannya. Partikel-partikel debu yang keras saling berbenturan,
melekat, dan kemudian menjadi planet. Berbagai gas yang terdapat
di tengah awan berkembang menjadi matahari.  Teori-teori di depan hanyalah sedikit dari banyak teori yang
telah diajukan para ahli tentang terjadinya Bumi. Tidak satu pun
di antara teori tersebut yang dianggap benar-benar memuaskan
dan dapat diterima secara luas oleh seluruh dunia. Masing-masing
teori ini mempunyai kelebihan dan kelemahan. Namun demikian,
kamu harus mengetahui bahwa teori-teori tersebut dikemukakan
berdasarkan penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang
matang. Kamu harus menghargai buah pikiran mereka.

Baca juga :  Pembahasan Tentang Pengertian Urbanisasi dan Transmigrasi
Tags

Artikel Penting :

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close